Kebersihan merupakan sebagian dari iman, merupakan peribahasa yang di ajarkan dari keluarga kepada kita hingga dewasa ini. Karena kebersihan merupakan bagian dari iman, atau lingkungan, lingkungan yang bersih serta rumah yang terawat bisa memberikan kenyamanan baik di hati dan pikiran.
Banyak nya yang melupakan kebersihan dari lingkungan yang ada, seperti membuang sampah tidak pada tempatnya. Menggunakan bahan yang merusak lingkungan, dan lainnya, berbagai macam hal yang ada bisa kita lihat dari hal ini agar kita kembali merawat lingkungan yang ada.
Bumi atau rumah kita yang sudah berjuta juta tahun dahulu, yang sudah semakin rusak akibat ulah manusia sendiri. Dari polusi yang ada industri, teknologi, dan lainnya. semakin banyak nya kerusakan yang di akibatkan manusia dalam kehidupan.
Hal ini menyebabkan manusia semakin lupa akan pentingnya alam, kota kota besar yang semakin padat akan penduduk, kriminalitas yang meningkat dan lainnya. merupakan penyakit yang ada dalam kehidupan apalagi di seuah kota besar yang bercampur aduk, bagaimana kita harus mengingatkan satu sama lain agar bisa menata diri dengan baik.


Semakin maraknya teknologi yang berkembang tiap tahun tiap bulan dan tiap hari, semisal handphone “smartphone” di produksi berjuta juta dan tiap tahunnya perkembangan mereka buat dengan menghadirkan teknologi baru, limbah yang ada dari smartphone ini menyebabkan semakin banyaknya limbah elektronik yang bisa merusak alam.
Bahan plastik serta styrofoam juga bisa merusak alam, dari bekas hidangan yang tersisa tidak dapat di daur ulang untuk di jadikan kembali menjadi bahan dasar. Bagaimana kita harus semakin kritis dan terorganisir, dengan banyaknya hal yang bisa menghancurkan ekosistem yang ada.
Melihat dari hutan dan lainnya yang semakin di gunakan untuk hal yang merugikan sekitar, seperti di kalimantan dan beberapa tempat lainnya. pembakaran hutan yang merugikan banyak pihak, pembakaran tersebut menyebabkan banyaknya manusia yang terimbas seperti penyakit radang paru paru, daya lihat kabur, dan lainnya.
Indonesia sebagai negara kita merupakan salah satu negara yang mempunyai predikat Paru Paru dunia, semakin merosot dan tidak menjaga berkah dan anugrah dari Ilahi. Bagaimana kita harus bercermin kembali agar tanah yang hijau dan ekosistem kembali normal.
Semua kembali kepada keinginan dan bagaimana diri kita menerima apa yang ada, agar tidak merusak ekosistem kehidupan.


Karena sebuah kehidupan haruslah seimbang, sebab dan akibat pasti terdampak dalam sebuah ekosistem. karena itulah kita harus menjaga alam kita dari campur tangan manusia yang merusak.
Kembali kepada alam dan menyadari bagaimana menjaga alam yang baik, agar kita bisa mengajarkan kepada anak kita berharganya pemberian Ilahi kepada kita, dari keluarga, pohon, hewan serta lainnya. Pemberian terbesar ilahi kepada kita adalah kehidupan dan bagaimana kita menggali potensi diri yang baik agar bisa berguna kedepannya.
Sebagai orang tua kita bisa mengajarkan kepada anak anak dari rumah, dari hal terkecil membersihkan kamar sendiri. Serta menanam pohon atau tumbuhan, merawat hewan dan lainnya. menjaga lingkungan dan bersilaturahmi kepada siapapun, khususnya tetangga dan keluarga.
Kebersihan diri yang patut kita tanamkan kepada anak, bisa dengan hal yang sangat mudah. Rutinitas kehidupan dari baju, rambut, gigi, mata, dan lainnya. menjaga tubuh agar sehat menjauhkan dari hal yang tidak layak, tatto, rokok, Piercing, dan lainnya yang remaja sekarang ini melihat sebagai hal yang wajar. Namun sebenarnya itu hal yang taboo tidak baik untuk di lakukan.
Bagaimana memahami alam
Cara kerjanya agar kita mengerti
Apa tujuan alam dan ciptaan ilahi
Kepada kita “manusia”
Bagaimana sebuah pengalaman hidup
Menjadikan diri kita manusia yang baik